16 Makanan Khas Purworejo

0 72

Gambarwisata – Makanan Khas Purworejo punya cita rasa yang tidak biasa. Jika Anda Sedang berkunjung ke kota ini, Anda tidak akan menunggu untuk mencari makanan. Karena kota ini punya banyak alternatif makanan dengan cita rasa khas.

Banyak makanan ringan yang cocok untuk dijadikan camilan atau oleh-oleh. Serta makanan berat yang mengenyangkan dan bikin nagih karena saking lezatnya. Ditambah suasana Purworejo yang ramah penduduk bikin makin betah di sini.

Oke, tanpa mengulur-ulur penjelasan lagi. Simak dengan kuliner khas Purworejo ini. Jangan berani melewatkan sajian ini. Berikut penjelasannya:

 

1. Sego Penek Ngandul

 

makanan khas purworejo yang enak

Kuliner pertama ini merupakan makanan berat. Jadi siap-siap untuk mengosongkan perut sebelum dikumpulkan. Namanya adalah Sego Penek Ngandul. Makanan Khas Purworejo Jawa Tengah ini menyajikan nasi kemudian sayur lodeh nangka dan daging jeroan ayam.

Masakan ini enak gurih dan enak dimakan siang hari. Penyajiannya pun dengan menggunakan pincuk daun pisang. Tidak tahu pasti sego ini muncul kapan saja, namun masakan ini rumornya sudah ada sejak zaman Belanda Jepang.

Pemberian nama ini pun tidak jelas. Karena nama ini sudah digunakan sejak turun. Makanya kuliner ini menjadi legendaris. Harga perporsinya pun sangat murah mulai 5 ribu saja. Nantikan harga Diperpanjang selama pemilihan lauk yang digunakan.

 

2. Kupat Tahu

 

Makanan Khas Purworejo

 

 

Makanan berat di Purworejo adalah Kupat Tahu. Mungkin nama makanan ini sudah tidak asing didengar oleh masyarakat Jawa. Karena Kupat Tahu sejatinya sudah dihabiskan di kawasan Jawa.

Kupat Tahu merupakan makanan kupat dengan lauk tahu goreng, tauge dan kubis lalu disiram kuah manis kacang. Bumbu kacang manis ini dibuat dari kecap manis dan kacang tanah sangrai lalu dicampur.

Makanan yang tampak sederhana ini punya cita rasa yang lezar. Banyak orang jatuh cinta dengan kuliner sederhana ini. Makanan Khas Purworejo paling enak ini pun bisa ditemui di sepanjang jalan Purworejo. Dengan harga kompetitif, mulai dari 10 ribu rupiah saja.

 

3. Jenang Krasikan

 

makanan khas purworejo yang enak jawa tengah

 

Setelah mengenyangkan perut tidak ada salahnya membeli makanan ringan. Di Purworejo Anda bisa mendapatkan Jenag Krasikan. Makanan ini merupakan kuliner lawas di Purworejo yang masih diburu wisatawan.

Jenang Krasikan sendiri sejatinya bukan jenang, namun telah menggunakan nama jenang di pulih. Karena dalam Bahasa Jawa, jenang berarti bubur. Sedang Jenang Krasikan ini mirip dengan dodol namun lebih empuk.

Jenang ini bercita rasa manis karena dibuat dari beras ketan dan gula jawa. Teksturnya pun unik sedikit kasar namun juga lembut, sehingga saat dimakan memiliki keunikan khusus. Kuliner ini pun cocok untuk digunakan oleh-oleh.

Untuk mendapatkan makanan ini Anda bisa membayar seribu rupiah saja jika memilih potongan-potongan kecil. Namun, jika potongan besar dan tebal harga pun bisa di angka 20 – 40 ribu rupiah. Tergantung besar dan tebalnya makanan itu.

 

4. Sego Koyor

 

makanan khas purworejo yang enak

Dibagikan makanan khas Purworejo yang unik. Namanya Sego Koyor. Di kota yang relatif sedikit penduduk ini, Anda dapat menemukan nasi dengan lauk koyor. Koyor sendiri merupakan urat sapi. Tentu berbeda dengan lemak atau gajih dan jeroan.

Dalam penyajiannya Sego Koyor ini dipincuk menggunakan daun pisang, dan dihidangkan saat masih panas-panasnya. Sebagai pelengkap, sego koyor diberi tempe gimbal yaitu tempe goreng tepung.

 

Makanan unik ini hanya dapat diperoleh malam hari, karena para penjual mulai menjajakan dagangannya saat tengah malam. Tepatnya pukul 00.30 WIB, para pedangang Sego Koyor sudah mengendalikan. Mereka pun berdagang di sekitar bekas pasar Balendo.

Kenikmatan Sego Koyor ini bisa didapat dengan harga 8 ribu rupiah per porsinya. Nah, bagi Anda yang mendukung tengah malam bisa banget menjajal kuliner ini.

 

5. Sate Winong

 

makanan khas purworejo

Di daerah Purworejo ada daerah yang terkenal dengan sate kambing. Dia adalah Desa Winong, di sini banyak penjual sate kambing. Nama sate ini pun adalah Sate Winong, sesuai dengan lokasi. Di sini ada sekitar 10 penjual sate yang dibeli di sepanjang jalan.

Sate kambing Winong ini berbeda dengan yang lain. Karena kecapnya menggunakan kecap buatan sendiri. Misalnya kecap buatan Ngaspuri yang menggunakan bawang putih, lengkuas, dan daun serai. Biasa disajikan rasa berbeda dari kecap biasanya.

Selain itu saat dihidangkan sate ini juga ditambahkan irisan daun jeruk. Kemudian ditabur di atas sate kambing tadi. Nah, bagi para penikmat pedas penjual menyediakan irisan cabe. Harga satu porsi Sate Winong ini mulai dari 20 ribu rupiah saja.

 

 

6. Kue Satu

 

kue satu
foto dari https://www.instagram.com/thewayofkueh

Dari namanya saja sudah bikin heran. Mengapa ada kata ‘satu’ di kue tersebut. Nah, soal asal mula nama kue ini tidak diketahui pasti. Sebenarnya selain bernama kue satu, ada nama lain yaitu kue kroya. Seperti kue ini dihidangkan saat hari raya seperti Idul Fitri.

Kue ini dibuat dari tepung kacang hijau lalu ditambah gula pasir, udara, dan perasa sebagai campuran bahannya. Nah, makanan kering ini bisa dibuat oleh-oleh khas Purworejo. Harganya pun murah, hanya 10 ripu per kantongnya. Bisa didapat di toko oleh-oleh terdekat.

 

7. Kue Clorot

 

kue clorot

 

Masih dengan kue-kuean, berikutnya ada kue khas Purworejo yang tidak kering. Kue ini sudah ada sejak zaman dahulu. Biasanya menjadi jajanan pasar. Namanya kue clorot.

Jajanan pasar ini dibuat dari tepung beras, santan dan gula jawa. Nah, pengemasan dari kue clorot ini unik, seperti bentuk terompet. Daunnya pun merupakan daun kelapa yang kemudian dililit hingga bebentuk corong.

Cara makannya enak didukung dengan bagian bawah corong lalu didukung. Bagian bawahnya adalah bagian yang paling kerucut. Untuk menemukan jajanan ini mudah, biasanya ada di pasar-pasar atau jika ingin ke pusatnya ada di Kecamatan Grabag.

Sayang, makanan ini tidak tahan lama sehingga tidak bisa dibuat oleh-oleh. Harus dimakan saat itu juga. Rasanya manis dan teksturnya lembut.

 

8. Dawet Ireng

 

dawet ireng purworejo

 

Siang yang terik memang cocok jika minum minuman yang dingin. Di Kebumen ada es Dawet Ireng. Nah, uniknya cendol dari es dawet berwarna hijau. Namun, ini berwarna hitam cendolnya.

Nama ireng sendiri artinya dari bahasa jawa yang artinya hitam. Warna hitam dari cendol ini pun diperoleh dari abu bakar jerami. Atau biasa disebut batang padi yang kering. Yang kemudian diambil abunya lalu diberikan udara dan disaring. Nah, pewarna tadi kemudian dimasukan ke adinan cendol.

Makanan Khas Purworejo yang menjadi pilihan utama ini bisa dibeli di emperan pinggir jalan. Di sana banyak yang menjajakan es dawet hitam dengan harga mulai 3 ribu rupiah saja. Cara penyajiannya pun tetap dengan santan dan es batu.

 

9. Rengginang

 

rengginang khas purworejo

Kriuk dan renyah adalah makanan yang paling diminati. Di Purworejo ada makanan ringan yang tidak boleh terlewatkan karena makanan ini terkenal renyahnya. Makanan kering Purworejo ini bernama Rengginang.

Rengginang adalah camilan yang selalu hadir saat Lebaran. Namun, di Purworejo makanan ini sering menjadi camilan. Camilan ini dibuat dari nasi yang kemudian dibumbui lalu dikeringkan. Uniknya, camilan tradisional yang ini tidak menggunakan bahan pengawet dan bisa tahan hingga bisa digunakan.

Oleh karena itu, camilan ini bisa membuat buah tangan. Anda pun bisa memilih Rengginang yang masih kering atau sudah digoreng. Harganya sekitar 10 ribu rupiah untuk satu bungkusnya.

Salah satu pembuat Rengginang yang terkenal ada di daerah Dusun Pakem Kulon, Desa Pakem, Gabang, Purworejo. Di sana ada pengrajin yang setia memutakhirkan tahun membuat Rengginang. Lebih kompilasi Lebaran banyak pesanan yang membludak.

Pengarajin makanan ini pun masih menggunakan alat-alat tradisional. Jangan khawatir karena masih perlu diselesaikan sekarang.

 

10. Cenil

 

cenil

Makanan selanjutnya juga teksturnya kenyal, cita rasanya manis. Namanya adalah cenil. Kuliner ini merupakan makanan tradisional dan sering ditemui di pasar-pasar.

Cenil dibuat dari tepung tapioka. Bentuknya pipih panjang. Ada bentuk kotak, persegi panjang atau bulat. Warnanya pun berwarna-warni. Hijau, merah, dan putih.

Cenil disajikan secara sederhana dengan menggunakan pincuk atau wadah plastik saja. Kemudian agar rasanya manis dan gurih, cenil ini dilumuri parutan kelapa dan ditaburi gula di atas. Atau bisa dilumuri gula jawa cair.

Meskipun makanan ini terbilang sangat sederhana, banyak orang membeli jajanan ini. Jajanan ini juga bisa disajikan sebagai hidangan penyuguh.

 

11. Kue Lompong

 

Makanan khas Purworejo yang enak

Masih dengan makanan ringan dan kue-kuean. Di Purworejo ada kue unik yairu kue Lompong. Kue khas Purworejo dibuat dari tepung ketan kemudian diisi dengan kacang yang ditambahkan dengan potongan gula.

Kue Lompong ini berwarna hitam dan tidak menggunakan pewarna. Dulunya warna diambil dari bakaran daun talas kering, namun makin kesini makin banyak yang pakai padi kering. Istimewa bukan?

Selain itu, kemasan Kue Lompong ini pun menggunakan daun kelapa kering. Bungkusan ini pun menciptakan rasa yang khas. Kue Lompong ini sering disebut dengan kue mochi seperti yang ada di Jepang.

Untuk menikmati kuliner ini, bisa beli dengan harga dua ribu rupiah saja. Kue ini pun bisa tahan hingga tiga hari.

 

12. Geblek

 

makanan ringan khas purworejo

Selanjutnya ada makanan ringan yang menjadi idola masyarakat Purworejo. Terbuat dari singkong dan rasanya kenyal. Namanya Geblek. Makanan ini banyak dijual di pasar atau pun pedangang lima yang menjajakan makanan ini.

Makanan kering Purworejo ini bentuknya seperti Lanting, bulat-bulat, angka bulat. Ada pula yang berbentuk bulat. Makanan ini sering dicamil sembari minum teh. Tak jarang memberi bumbu pecel sebagai cocolan geblek.

Tapi kalau mau menikmatinya tanpa campuran pun bisa. Nah, untuk harga makanan ini cukup murah. Sekitar 5 ribu rupiah saja perporsinya. Dapat dibeli dalam kondisi matang atau masih mentah.

 

13. Sop Pak Giyo Kondang Poso

 

makanan enak khas purworejo jawa tenagh

 

Saatnya makan makanan yang bikin kenyang. Kalau tadi sudah menikmati berbagai sajian soto. Kali ini ada sajian Sop yang lezat di Kebumen. Tepatnya Sop Pak Giyo Kondang Poso. Lokasi Sop ini ada di Jalan Urip Sumoharjo no. 89 Kebumen.

Warung makannya tampak sederhana, tapi jangan ragu karena rasa sopnya bikin tidak bisa dilupakan. Makanan Khas Purworejo paling enak ini beda dari sop kebanyakan. Karena kuahnya gurih dan segar serta bening.

Isian sopnya pun terdiri dari potongan ayam atau sapi, kemudian ada bihun, kentang, kubis dan seledri. Nah, jika lauk dirasa kurang, ada pula sajian lauk pendamping seperti perkedel, bakwan jagung, sate telur puyuh, tahu dan tempe.

Untuk menikmati kelezatan Soto Pak Giyo Kondang Poso ini bisa membayar 10 ribu rupiah saja. Harga bisa naik jika Anda memilih lauk pendamping lainnya.

 

14. Sego Megono

 

makanan Khas Purworejo enak

Masih dengan makanan berat, tapi makanan ini tidak berkuah. Kuliner yang juga diminati warga Kebumen dan para wisatawan ini bernama Sego Megono. Makanan ini terdiri dari nasi urap yang dicampur dengan kelapa muda dan sayuran.

Sayuran seperti sayur labu yang juga menjadi campuran nasi ini. Kemudian ada bayam, daun singkong, dan kangkung. Nah, nasi ini biasanya disajikan dengan tempe mendoan atau gorengan lainnya. Sego Megono dapat dinikmati saat siang hari atau untuk sarapan.

Untuk bisa menikmati enaknya Sego Megono, kamu tak perlu merogoh kocek yang dalam. Karena satu porsi Sego Megono ini hanya 5 ribu rupiah saja.

 

15. Lanting

 

Makanan enak di purworejo

Makanan ini pun sudah tidak asing lagi di telinga. Dia adalah Lanting. Makanan ringan yang sudah ada di berbagai kota menjadi primadona di Purworejo.

Awalnya, camilan yang dibuat dari singkong ini berbentuk bulat saja. Namun kian lama menjadi bentuk yang melingkari angka. Karena enak yang gurih dan enak, makanan khas kerupuk ini menjadi idola dari berbagai kalangan, dari anak kecil hingga orang tua.

Rasanya pun beragam, ada rasa bawang, rasa asin, rasa keju, hingga rasa pedas dan manis. Semuanya tergantung selera. Rasa bawang putih jadi idola orang tua karena rasanya gurih dan asin, kadang ada sisa bawang putih goreng yang bikin makin enak.

Camilan ini biasa dibuat oleh-oleh khas Purworejo karena praktis mudah dibawa dan tahan lama. Harga dari Lanthing sudah dibungkus kecil 10 ribu rupiah saja. Nah, untuk memilih Lanting yang renyah dilihat dari warnanya yang tidak kusam.

 

16. Mendut

 

makanan enak khas purworejo

Terakhir sebagai penutup ada hidangan yang juga biasa dipakai penutup makanan. Yakni Kue Mendut. Kue tradisional yang dibuat dari tepung beras ketan kemudian ada isian santan di sini. Rasanya manis dan teksturnya halus serta kenyal.

Pengemasan kue ini pun masih tradisional, yaitu menggunakan daun pisang. Mampu memberikan cita rasa yang khas. Makanan ini cocok dihidangkan saat sore hari ditemani teh hangat tawar. Selain itu, juga cocok dikonsumsi tanpa minuman lainnya.

Warna dari kue mendut ini hijau. Warnanya ini pun dibuat dari sari pandan alami. Beli kue gratis dari bahan kimia.

Setelah membaca makanan khas Purworejo yang beragam dan memberikan yang lezat itu yang ingin dicari semuanya bukan? Selain itu banyak juga makanan yang kedengarannya unik dan layak dicoba.

Nah, kompilasi kota ini tidak ada yang salah dan mampir di beberapa emperan warung yang menjajakan makanan tradisionalnya. Jika ingin mendapatkan makanan khasnya bisa datangi pasar. Di sana banyak sekali kuliner khas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.